Archive for the ‘Melankolis’ Category

Purnama di Tembalang

Purnama di Tembalang Penelusuran waktu membawa pada persinggahan sejenak lebih lama dari perhentian kemarin sore Entah purnama ke berapa Kali ini tampak lebih bercahaya Mengurai keindahan dan kehangatan Memupuk benih-benih mimpi tertinggal waktu Angin menghentak laju Desirnya seperti berirama Menggiring putaran bumi memupus jarak purnama Rona purnama di Tembalang memupus kebisingan hati memudarkan gelap sepanjang [...]

Dirgahayu Republik Indonesia ke 65

Merdeka!! Itu kata sebagian orang nyang sudah merasa bisa hidup bak raja di negeri mereka sendiri, kalo masih jadi kuli di negeri sendiri kayaknya lom layak kita teriak “Merdeka!!”. “Beras aja mahal” kata mbak dewi penjaga burjo tempat ane nongkrong.. fuih.. Ya, ane sebenernya lagi menghindari obrolan politis di blog ini. Ane hanya pengen nostalgia [...]

Aku Mencarimu

Suatu ketika langit dan bumi seperti teramat tak berjarak Hingga dapat kusentuh bias cahayanya Menelusuri hangatnya mentari dan redupnya rembulan Serta gemerlap bintang-bintang Aku mencarimu Di antara rinai dan gemuruh Dari tepian sampai gelombang Aku masih mencarimu Semarang, sekali lagi sajak itu menghilang..

Puisi Langit

Kita Masih Memandang Langit Yang Sama (6) Ada bintang di batas cakrawala malam Tak ada bulan, hanya kehidupan malam Tak ada makan malam, hanya keheningan Mereka sedang membicarakan kita tentang apa yang sesungguhnya kita impikan Langit itu melebar batas jarak pandang Menengahi waktu yang entah kapan berakhir Kita masih memandang langit yang sama langit yang [...]